Business Plan 2017 TAMZIS; Implementasi MKU Dalam Operasional TAMZIS

    Dibaca 1098 kali


Purwokerto. Business Plan atau perencanaan bisnis merupakan unsur penting dalam sebuah lembaga karena menjadi arah atau pedoman dalam menjalankan usaha ataupun kegiatan kedepannya. Begitu juga dalam diri KSPPS TAMZIS Bina Utama, Business Plan digelar sebagai panduan dalam memberikan lebih banyak benefit (manfaat) pada anggota dan masyarakat.

Acara yang bertemakan “Implementasi MKU dalam Operasional TAMZIS” ini digelar di Baturaden Purwokerto,  berlangsung dua hari, 20 – 21 Desember 2016.

Kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh Dewan Pengawas, Pengurus, Manajemen serta Manajer Marketing Cabang (MMC) dan Manajer Administrasi Cabang (MAC) TAMZIS se-Indonesia. Peserta yang berjumlah sekitar seratus orang tersebut hadir dari tujuh Area dimana TAMZIS berada, Area Jakarta dan Bandung, Area Banyumas Raya, Area Kedu, dan Area Yogyakarta.

Dalam sambutan pembukaannya, Budi Santoso, SE., mewakili Pengurus KSPPS TAMZIS Bina Utama, menyampaikan pentingya mempelajari perilaku konsumen, terutama di era IT sekarang ini, sekarang semua serba online atau online shop. Lebih lagi di kota-kota besar, terasa betul manfaat toko online, karena alasan macet dan waktu orang sudah malas keluar rumah. Dari data perdagangan, transaksi online peningkatannya luar biasa, suatu saat semua transaksi akan dilakukan dengan online.

“Lalu kalau semua transaksi sudah dilakukan dengan online, bagaimana dengan pembiayaan TAMZIS? Kalau tidak mau ketinggalan maka kita mengikuti pola konsumen tersebut. Misalnya, untuk pengajuan pembiayaan bisa secara online. Jika perilaku online sudah 60-70 %, studi kelayakan bisa dilakukan secara online, misalnya tinggal ketik nama dan identitas maka profile seseorang akan muncul di internet, termasuk perilaku pembeliannya. Bahkan kedepan, gaji juga bisa dilihat secara online. Namun, ini utk jangka panjang” jelas Budi.

Ia menambahkan, untuk waktu dekat, warung-warung atau pasar tradisional, kini mulai tergerus dengan mini market-mini market di pinggir jalan. Padahal, kalau kita lihat, banyak penjual atau usaha UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang berjualan secara online. Kedepan, inilah salah satu peluang TAMZIS untuk memulai memberikan pelayanan kepada mereka.

“Sekarang ini, banyak sekali informasi yang masuk, kita tidak perlu membatasi informasi karena hampir tidak mungkin. Menghadapi era informasi kita saring dengan MKU (Membangun Keluarga Utama). Apakah informasi ini bisa meningkatkan ruhani kita, intelektual kita dan sebagainya? Cara inilah yang kita gunakan untuk memfilter informasi beragam yang masuk ke kita” ujarnya.

“Terakhir, terimakasih kepada Manajer Marketing Cabang (MMC), Manajer Administrasi Cabang (MAC) dan semuanya yang telah merancang Business Plan sekaligus telah dipresentasikan. Dan semoga kita bisa menjalankan apa-apa yang sudah direncanakan dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan. Salah satu tujuan dari maqoshidus syariah ialah menjaga keturunan, secara keluarga lebih baik dari kita, secara TAMZIS mempersiapkan generasi TAMZIS kedepan yang lebih dari generasi sebelumnya” pungkas Budi.

Selanjutnya, Ir. H. Sholeh Yahnya, mewakili Dewan Pengawas, menyampaikan syukur Alhamdulillah, karena secara umum TAMZIS terus tumbuh, pertahun 2016 kantor TAMZIS berjumlah 39 kantor. Aset terus tumbuh sekitar 12,23%. Pembiayaan juga terus meningkat.

“Terkait tema kali ini, kita ingin fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan anggota lewat MKU, sehat ruhani, sehat jasmani, sehat intelektual, sehat finansial, sehat lingkungan san sosial. Melihat fenomena umat Islam sekarang ini, menjadi motivasi tersendiri bagi kita, dan saya optimis bahwa umat Islam kedepan bisa terus memberikan manfaat bagi bangsa dan negara ini. Bagi TAMZIS dengan MKU inilah kita bisa memberikan manfaat bagi umat” jelas Sholeh.

Selain itu, Sholeh juga menanggapi Budi Santoso, bahwa kedepan jika sudah banyak UKM yang menjual secara online, maka akan menghidupkan kembali kemampuan ekonomi dari umat Islam melalaui warung-warung dan toko kecil. Selain itu, menganjurkan keluarga kita, saudara kita untuk mulai memproduksi. Intinya, kita sama-sama merubah paradigma bisnis kedepan, kita harus membuat umat atau pasar tradisional atau warung-warung berdaya kembali, dimulai dari keluarga  kita.

“Terakhir, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Business Plan ini saya nyatakan dibuka. Semoga Allah meridhoi kita semua” pungkas Sholeh.

Sementara itu, Ir. H. Saat Suharto dalam sambutan penutupan mengatakan, “Ketika saya bicara tentang MKU, maka yang teringat di benak saya ialah keluarga besa TAMZIS. Oleh karenanya, sebagai lembaga dakwah jika hari ini kita berusaha melakukan satu langkah terkait kegiatan-kegiatan MKU, meski kelihatan enteng-enteng saja, namun bagi BMT-BMT di Indonesia TAMZIS adalah pelopornya”.

Saat menambahkan, Kedepan, tantangan IT kita luar biasa. Karena kita berada di revolusi keempat (the four revolution), atau revolusi All Internet Things (AIT), semua hal terhubung dengan internet. Revolusi ini sangat cepat, jika revolusi yang pertama kedua dan ketiga itu hitungannya abad, revolusi yang keempat ini selama lima belas tahun sudah menjadi seperti ini.

“Maka kita memang harus memeras otak dan mujahadah dengan sungguh-sungguh, dalam kondisi yang seperti ini, upaya kit mengimplementasikan MKU menjadi basis keluarga sebagai kekuatan TAMZIS dan umat (al ummah), maka upaya ini mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan. Yang terpenting bukanlah sekedar angka-angka semata, tapi sekali lagi semoga upaya kita diberikan kekuatan oleh Allah, mari kita ucapkan bismillah” lanjut Saat.

Menurut Saat, di era krisis tahun 1998 justru BMT terus tumbuh, bahkan TAMZIS tumbuh lebih dari 100%, sekarang ini kondisinya hampir-hampir sama. Mari bersama-sama dengan seluruh anggota TAMZIS, kenalilah mereka sejahterakan mereka. Disitulah kunci kemenangan TAMZIS, ada pada anggota. Orang-orang yang masih lemah bagaimana caranya bisa jadi aghniya, disitulah ketemu visi bisnis dan dakwah. Semoga dengan tema ini kita terus memperbaiki diri. “Mari kita tutup dengan mengucap alhamdulillah” pungkasnya. [ir]

Tags

Artikel Terkait

TAMZIS GELAR RAT TUTUP BUKU TAHUN 2016; Implementasi MKU dalam Operasional TAMZIS
    tmz
  • March 06, 2017

Wonosobo. Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan agenda wajib tahunan bagi sebuah koperasi. Begitu juga KSPPS TAMZIS Bina ...

SILATNAS Perhimpunan BMT Indonesia; “Kokohkan gerakan dakwah dengan maqashid Syariah”
    tmz
  • January 03, 2017

BOYOLALI. Pagi begitu cerah. satu persatu pejuang BMT dari penjuru kota dan provinsi mulai berdatangan. Saling salam dan ...

TAMZIS PEDULI; Bebaskan Sisa Pembiayaan Pedagang Pasar Bendungan
    tmz
  • January 03, 2017

KULONPROGO- TAMZIS bebaskan sisa pembiayaan pedangang pasar Bendungan, Wates, kulonprogo, Yogyakarta yang terbakar (19/4 ...

BMT Lampung Studi Banding ke TAMZIS
    tmz
  • March 14, 2017

Wonosobo. Bagi Insan BMT, terus meningkatkan kapasitas, kemampuan dan pengetahuan adalah satu anjuran yang terus diupaya ...

Al-Qalam Institute Philiphina Study Micro Finance Ke TAMZIS
    tmz
  • December 19, 2016

Wonosobo. Segarnya udara pegunungan Wonosobo begitu terasa. Apalagi bagi orang luar Wonosobo. Tanggal 02-05 Mei 2015 kem ...